Update Berita Hari Ini : Berapa Kerugian Facebook Setelah Diboikot Pengiklan?
Update Berita Hari Ini : Berapa Kerugian Facebook Setelah Diboikot Pengiklan?

Update Berita Hari Ini : Berapa Kerugian Facebook Setelah Diboikot Pengiklan?

Posted on

Update Berita Hari Ini : Berapa Kerugian Facebook Setelah Diboikot Pengiklan?Sejak akhir bulan Juni dan di awal Juli, banyak perusahaan besar yang memilih untuk menangguhkan iklan di Facebook. Padahal media sosial yang dikembangkan oleh Mark Zuckerberg tersebut menuai untung yang cukup besar pada tahun sebelumnya.

Berapa Kerugian Facebook Setelah Diboikot Pengiklan?

Bisnis iklan di Facebook berdasarkan berita terkini terungkap nyaris mencapai 67, 7 miliar dollar AS di keseluruhan tahun 2019. Pendapatan tersebut menyumbang 98 persen dari penghasilan total yang di dapatkan oleh Facebook di tahun tersebut. Sedangkan kuartal awal 2020, terdapat 8 juta pengiklan yang sudah bekerja sama dengan Facebook untuk menampilkan iklan.

Awal Mula Pemboikotan

Kerugian Facebook tersebut berawal dari pemboikotan yang dilakukan oleh brand-brand produsen ternama internasional, sehingga memberikan dampak yang besar pada pendapatan dan saham Facebook. Awal dari pemboikotan tersebut dikarenakan kampanye yang diadakan oleh kelompok hak asasi manusia yang berasal dari Amerika Serikat.

Dengan tema kampanye stop hate for profit, mereka mengajak berbagai perusahaan ternama dunia untuk melakukan protes kepada Facebook, selaku media sosial dengan pengguna terbesa di dunia, karena ketidak mampuannya dalam menangani rasisme, kekerasan, miss-informasi, serta ujaran kebencian.

Sebelumnya Facebook juga tengah bekerja keras untuk melabeli setiap postingan yang dinilai melanggar norma dan hak asasi manusia. Informasi berita terkini mengungkapkan bahwa langkah tersebut dilakukan Facebook sebagai bentuk tanggapan yang dikirimkan oleh pengguna, terutama yang merasa bahwa rasisme dan ujaran kebencian tidak dilabeli dengan baik di Facebook.

Mark sebagai CEO dari Facebook telah menjelaskan mengenai larangan iklan yang mengklaim bahwa suatu golongan tertenteu lebih baik dibandingkan dengan golongan lainnya. Kampanye tersebut merupakan lanjutan dari peristiwa diskrimansi ras yang terjadi di Amerika Serikat

READ  Update Berita Terkini Perihal Facebook Diboikot Pengiklan

Kerugian Facebook

Update Berita Kerugian Facebook. Awalnya yang dialami Facebook tidak terlalu besar, namun setelah banyak brand ternama yang memilih untuk melakukan boikot, akhirnya saham Facebook turun di pasar saham inernasional. Banyak perusahaan besar ternama yang melakukan aksi boikot iklan kepada Facebook, diantarnya adalah perusahaan penyedia alat daki gunung, Patagonia, Unilever sebagai penyedia kebutuhan harian, serta Pepsi dan Coca Cola.

Saat ini dikabarkan telah ada 90 perusahaan yang tergabung dengan kampanye boikot tersebut, dengan perusahaan yang tersebar di seluruh dunia. Hal tersebut juga sebagai bentuk respon terhadap pidato dan komitmen Mark , yang dianggap gagal mengatasi krisis di Facebook yang merugikan hak sipil dan hak asasi manusia.

Menurut kabar berita terkini pemboikotan facebook , saham Facebook telah turun sebanyak 8,3 persen dari pasar dagang saham internasional, setelah Unilever menyatakan diri untuk melakukan boikot. Beberapa perusahaan memilih untuk mengalihkan iklan ke media lain, seperti Amazon, Tiktok, bahkan aplikasi chatting Snapchat.

Perwakilan dari perusahaan tersebut juga menyatakan bahwa mereka memiliki cukup anggaran untuk mengalihkan iklan ke platform lain.

Namun, bisnis dan perusahaan kecil memiliki kecenderungan untuk tidak melakukan boikot. Hali ini mungkin disebabkan karena anggaran dana untuk iklan mereka terbatas. Banyak perusahaan yang secara jujur mengatakan telah memotong anggaran mereka dikarenakan pandemi yang tak kunjung berakhir.

Akan tetapi, update berita memperkirakan proses boikot tersebut tidak akan berlangsung lama. Hal inikarena banyak dari mereka yang hanya menangguhkan iklan selama bulan Juli saja.

Penutup

Kerugian Facebook memang tidak sedikit, namun banyak dari pakar ekonomi yang memberikan prediksi bahwa Facebook masih bisa bertahan. Walaupun hanya memanfaatkan iklan dari perusahaan-perusahaan kelas menengah dan kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *